Dari 38 pekan berlangsungnya Fantasy Premier League (FPL), setiap manajer memiliki 5 pekan sakral yang akan menentukan arah tim berlabuh di akhir musim. 5 pekan sakral ini adalah waktu di mana manajer memanfaatkan chip guna memperbaiki susunan tim yang sedang berantakan atau ingin mendongkrak peringkat secara drastis.
Kenapa penggunaan chip itu sakral? Tanpa mengesampingkan 33 pekan lainnya, saat manajer sedang memakai chip, maka keuntungan yang didapatkan sangat besar. Sebaliknya, jika penggunaannya sembarangan dan tanpa perhitungan, bisa juga berefek buruk terhadap tim.
Memang tidak ada waktu pasti dalam penggunaan chip, namun dengan menyiapkan waktu yang tepat, setidaknya dapat menghindari pekan buruk sekaligus meminimalisir kebingungan di tengah perjalanan yang ujungnya adalah kesalahan dalam mengambil keputusan.
Pengertian chip
Chip adalah alat bantu tambahan yang dapat digunakan manajer FPL untuk meningkatkan beberapa elemen tertentu dari tim fantasi. Ada empat chip yang dapat digunakan dalam satu musim: Bench Boost, Triple Captain, Free Hit, dan Wildcard.
Manajer FPL hanya mendapatkan satu kali jatah pemakaian Bench Boost, Triple Captain, dan Free Hit di sepanjang musim. Sedangkan untuk chip Wildcard mendapat jatah dua kali pemakaian.
Strategi pemakaian chip sangat penting bagi manajer FPL untuk membantu meningkatkan performa tim sehingga dapat merasakan musim terbaik dalam bermain FPL. Jika ingin merencanakan musim yang baik bermain FPL dengan memanfaatkan chip secara penuh, mungkin tulisan ini bisa menjadi bahan referensi tambahan.
Bench Boost
Triple Captain
Triple Captain adalah chip untuk mengalikan tiga kali lipat poin kapten.
Jika poin kapten pada pekan umumnya hanya dikali dua. Chip ini akan mengalikan tiga kali lipat poin kapten.
Sebagai contoh jika kapten mendulang 12 poin, normalnya jika sebagai kapten digandakan menjadi 24 poin. Keistimewaan khusus jika mengaktifkan chip ini poin kapten akan menjadi 36 poin.
Seperti halnya chip lainnya, mayoritas manajer veteran juga menggunakan chip ini pada jadwal Double Gameweek (DGW). Memaksimalkan pemain yang memiliki jadwal DGW sangat menguntungkan penggunaan chip Triple Captain.
Sedikit perbedaannya dengan chip Bench Boost, dalam penggunaan chip ini hanya memilih satu pemain yang memiliki perlengkapan bagus sebagai kandidat kapten.
Berstatus pemain inti, bermain kandang, sedang dalam performa bagus, melawan tim yang sedang lemah, dan berpeluang bermain 2 kali dalam jadwal DGW adalah beberapa perlengkapan penting yang harus diperhatikan.
Sekali dalam semusim, pastikan tidak ada penyesalan!
Free Hit
Free Hit adalah chip untuk bebas melakukan transfer hanya dalam 1 pekan saja. Setelah pekan berakhir, susunan pemain akan kereset.
Hampir sama dengan Wildcard, chip ini memiliki batas waktu hanya satu pekan. Conoth ilustrasi, jika mengaktifkan chip ini pada pekan ke 25, maka saat pekan 26 pemain akan kembali ke susunan awal.
Berbeda dengan chip Bench Boost dan Triple Captain, chip ini lebih fleksibel digunakan sesuai dengan kebutuhan tim. Free Hit umumnya digunakan untuk menyusun tim ketika terjadi Blank Gameweek (BGW) di mana pada pekan tersebut tim tidak memainkan pertandingan sesuai jadwal. Umumnya hal ini terjadinya karena adanya jadwal bersamaan dengan kompetisi Piala FA atau Piala Liga.
Kegunaan Free Hit dalam jadwal BGW adalah membantu manajer menyusun tim dengan seimbang tanpa harus memusingkan pemain utama yang sedang terdampak jadwal BGW.
Chip ini tidak hanya menguntungkan digunakan pada jadwal BGW, beberapa manajer dengan gaya agresif juga banyak memanfaatkan chip ini pada jadwal DGW. Kegunaannya untuk menyusun pemain yang solid dan seimbang saat memainkan 2 kali pertandingan.
Namun saya memiliki sudut pandang lain dalam penggunaan chip ini, saya cenderung lebih menyukai chip ini digunakan pada pekan terakhir (GW 38). Meski masih mencoba satu kali, namun previlese chip ini sangat terasa jika saya gunakan pada GW 38.
Apa alasan yang mendasari keputusan tersebut? Saat penggunaan chip ini di akhir musim saya dapat bebas memasukkan pemain tanpa harus mengikuti template manajer pada umumnya. Bisa memilih pemain dari klub yang sedang berjuang meloloskan timnya dari degradasi, bisa memilih pemain yang ingin meloloskan klubnya ke zona Liga Champions dan UEL, serta dapat mengambil perjudian besar untuk kandidat kapten. Lebih menantang.
Setiap keputusan pasti ada risiko, saya tidak menyarankan menggunakan chip ini di akhir musim jika kondisi tim sedang kurang baik. Penggunaan Free Hit di akhir musim saya aplikasikan karena berhubungan dengan kondisi tim saya yang cukup perform selama musim berlangsung. Faktor mengejar kompetitor di mini liga dan memperbaiki overall rank juga memengaruhi keputusan saya menggunakan chip ini di GW 38.
Free Hit bikin melejit.
Wildcard
Wildcard adalah chip untuk menyusun ulang semua pemain secara gratis. Setiap musim dapat digunakan dua kali (paruh pertama dan paruh kedua).
Wildcard menjadi chip paling ditunggu oleh manajer FPL dikarenakan dampaknya cukup signifikan. Manajer FPL dapat mengubah susunan pemain secara bebas tanpa terkena minus transfer.
Chip ini secara umum digunakan untuk mengubah rencana tim dan juga bisa dimanfaatkan untuk menyesuaikan perubahan jadwal.
Berbeda dengan ketiga chip sebelumnya, setiap musim dapat menggunakan chip ini sebanyak dua kali. Fase pertama diberikan pada awal musim (batas waktu penggunaan akhir bulan Desember) sedangkan fase kedua tersedia pada awal Januari dengan batas waktu hingga akhir musim.
Pemilihan waktu yang tepat dalam penggunaan chip ini akan saya bagi menjadi dua fase.
Fase pertama. Ada beberapa manajer yang menggunakan Wildcard pada awal musim (GW 3/4), biasanya hal ini terjadi karena draft awal musim tidak sesuai ekspektasi. Kemudian pemakaian Wildcard setelah jeda internasional (GW 8/9), pada periode awal musim beberapa kali ada selingan jeda internasional, banyaknya pemain cidera dan kelelahan membuat Wildcard cukup digemari pada periode ini.
Selanjutnya adalah pemakaian Wildcard saat terjadinya perubahan jadwal yang ekstrim, sebagai contoh susunan mayoritas pemain akan menghadapi jadwal sulit. Sehingga pilihan menggunakan Wildcard pada periode ini juga sangat membantu keseimbangan tim untuk mengarungi jadwal kedepannya. Terakhir, penggunaan Wildcard di akhir fase pertama. Praktik ini digunakan untuk menyesuaikan jadwal padat di akhir tahun (Boxing Day).
Fase kedua. Penggunaan Wildcard pada fase kedua juga beragam. Beberapa manajer memilih di awal fase, untuk pilihan ini biasanya digunakan untuk merombak susunan pemain karena adanya jendela transfer Januari. Waktu selanjutnya yang cukup banyak dimanfaatkan untuk pemakaian chip ini adalah mempersiapkan jadwal BGW/DGW. Perubahan jadwal besar ini biasanya berlangsung kisaran pada GW 23 hingga GW 36.
Dari beragam pilihan waktu di atas, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan tim. Hindari keputusan yang didasari nafsu apalagi hanya ikut-ikutan langkah manajer lain. Setiap tim memiliki tujuan dan masalahnya sendiri.
Sekali lagi, penggunaan semua chip di atas tidak baku harus terjadwal. Namun untuk meminimalisir permasalahan tim di tengah jalan, menyusun strategi chip di awal musim dapat membantu mengarahkan tim untuk mengarungi musim yang baik.
Saya tunggu kabar baiknya di GW 38 nanti.
Comments
Post a Comment